Tag Archives: mahasiswa

Menjamurnya warung kopi (warkop) di seputaran Banda Aceh dan Aceh Besar dengan layanan free wifi bak cafe di kota-kota besar sedikit banyak telah mempengaruhi kultur sosial masyarakat yang mendiami kota Banda Aceh yang kebanyakan kaum pendatang dari kabupaten yang ada di Aceh bahkan luar Aceh.

Tidak ada warkop yang sepi pengunjung bila layanan wifi tersedia dengan gratis dan tentunya didukung oleh koneksi yang cepat pula. Hal ini bisa kita dari beberapa warkop seperti Dapu Kupi, Taufik Kupi, Cek Yuke, dll. Di seputaran Lamnyong yang notabane dekat dengan 2 Universitas negeri Unsyiah dan IAIN dimana mahasiswa cukup banyak berdomisili dikawasan tersebut kini hadir beberapa warkop dengan layana wifi gratis juga. Ada juga warkop yang tidak memiliki layanan wifi seperti solong Ulee Kareng, itu menjadi hal lain karena solong Ulee Kareng sudah melegenda akan rasa kopinya.

Lantas apa hubungannya mahasiwa dan warung kopi, karena mahasiswa seharusnya berada di kampus untuk belajar bukan diwarung kopi? Sebuah fonemena menarik tentunya kalau kita mencermati dari rata-rata pengunjung warung kopi. Kaum intelek muda yang sedang menuntut ilmu inilah yang menjadi pelanggan para pebisni warkop, nah disitulah letak hubungan warkop dan mahasiswa. Sungguh ironis bila seorang mahasiswa lebih banyak menghabiskan waktunya di warung kopi bila dibandingkan berada di kampus atau perpustakaan-perpustakaan.

Fasilitas wifi yang seharusnya dimanfaatkan untuk mencari bahan kuliah, berdiksusi dengan mahasiswa dari universitas lain di Indonesia bahkan seantero dunia, bukaknkan internet tidak mengenal batas negara, namun sayang tidak dimanfaatkan secara maksimal untuk penguasaan ilmu pengetahuan.

Situs jejaring sosial seperti Facebook telah melahirkan mahasiswa-mahasiswa warkop ini secara tidak langsung. Dengan layanan aplikasi permainan (games) yang ditawarkan secara gratis seperti Pokker, Mafia War dan lain sebagainya telah menyita begitu banyak waktu mahasiswa warkop ini yang seharunya mereka pergunakan untuk membaca, membuat tugas atau hal-hal lain yang berhubungan dengan studinya.

Pertumbuhan ekonomi masyarakat Aceh sedikit terangkat setelah damai bersemi dari konflik berkepanjangan selama dua dasawarsa ditambah musibah tsunami yang meluluh lantakkan sebagian pesisir Aceh  telah mendatangkan percikan rupiah bahkan dollar melimpah ke bumi Serambi Mekkah ditambah semakin terjangkaunya harga perangkat laptop, membuat daya beli masyarakat terhadap laptop tinggi, tidak tahu apakah perangkat tersebut memang dibutuhkan atau tidak.

Kita sangat menyayangkan sekelompok mahasiswa yang menghabiskan begitu banyak waktu sia-sia diwarung-warung kopi hanya untuk bermain games di Facebook, idealnya seorang mahasiswa dapat memanfaatkan waktunya semaksimal mungkin untuk belajar dan melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi bagi diri mereka sendiri dan lebih baik lagi bermanfaat bagi masyarakat. Perlu diingat bahwasanya tidak semua mahasiswa berprilaku seperti ini, masih banyak juga mahasiswa yang benar-benar memanfaatkan internet untuk membantu perkuliahannya, tidak adasalahnya main games untuk mengisi waktu luang. (tulisan lama yang belum dipublikasikan)